|

Korban Gendam, Terdampar di Markas GNP

Korban Gendam, Tuti bersama Aziz dan putranya

Korban Gendam, Tuti bersama Aziz dan putranya

Bermaksud menjenguk orang tuanya yang sakit di kampung, pasangan suami istri (pasutri) ini harus terlantar selama 10 hari. Kisah nyata ini bermula saat Abdul Aziz (40) beserta istri (Tuti/38th) dan anaknya (Hafiz/1,5th) yang bekerja di perkebunan karet di Bengkulu.

Pasutri yang berasal dari Desa Tulungrejo, Pare Kediri Jawa Timur ini tinggal di Desa Kedataran BRT, Kec.Maje, Kab.Bintuhan, Bengkulu Selatan sejak 12 tahun silam. Awal Mei 2016, Aziz menerima kabar dari kampung bahwa ayahnya sedang sakit. Mereka bergegas pulang dengan naik kapal dari Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan tujuan Merak, Kamis (05/05/2016).

Di dalam kapal nasib apes melanda pasutri ini, mereka dihampiri dua orang yang tidak dikenal. Dua orang laki-laki itu memegang tangan Aziz dan istrinya, sehingga berikut pengakuan Aziz saat berada di Markas Gerakan Ngawi Peduli (GNP), Senin (16/05/2016).

Tags: , , ,

Leave a Reply

WordPress Themes

_____